Setelah komitmen menolak RUU PORNO,
selanjutnya Fraksi PDI P menolak Perpanjangan jabatan
"HAKIM AGUNG" dari 65 menjadi 70 thn untuk pensiun.
Rancangan UU MA ini masih menjadi perdebatan ......
kalaupun kepepet harusnya Fraksi PDI P tetap menolak dooonk :(( hikz.z.z.z
Kita tahu Hakim Agung kita yang terhormat Bapak "BM" harusnya pensiun
sekitar Awal Oktober '09 ini
tapi tiba tiba muncul usulan pensiuan Hakim Agung dalam RUU MA menjadi 70 th
wa.a.aa.. bener-bener gak progresif revolusioner ..... (pinjam kata katanya Mas Hasto).
Jangan-jangan "ada UDANG di BALIK BAKWAN" nieh...... makan aje.. kan enak
Andai saja disetujui RUU MA ini ....... maka pertanyaannya :
1. Bagaimana gembar gembor penghapusan "Mafia Peradilan"
lah... banyak hakim lama di pertahankan ?
2. Bagaimana hukum dapat berkembang mengikuti "Rasa keadilan masyarakat"
lah... penegak hukum nya orang-orang "lama"
3. Bagaimana perasaan para pemuda , apalagi menjelang "Sumpah Pemuda" nieh.....
yang tua gak mau lengser...booo....... kata orang tua, pemuda agen perubahan, lah gimana
Indonesia mau berubah .. maluuuu..... donk.....
4. O alah.. mau gimana Republik koe.. ini ... kalau semuanya mau seumur hidup
5. Bagaimanakah peran pemuka agama di Indonesia ? koq.... umatnya masih kaye gini aje....
Kalau DPR RI akhirnya menyetujui.. wah Fenomena "menyedihkan" di bidang
penagakan Hukum di Indonesia, bayangin aja .... Kakek-kakek umur 70 thn gitu lho....
Ya Tuhan berilah wakil-wakil kita ini sedikit kearifan.
Bahwa dunia ini FANA, ketika kembali kepada Mu
tak ada yang kubawa serta.
Sekalipun tali pocong juga akan di lepas....
Kita nieh... abis puase.... kembali kesemua yang Fitri....
Pada kesempatan kali ini
TARUNA MERAH PUTIH KOTA YOGYA
mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri & Mohon Maaf Lahir Batin.
Kalau ada salah salah kate... maafin kite-kite ye......
namanya juga anak muda, kadang idealis gitu lho.....
hanya demi calon anak cucu kite kite juga......
ape yang mau kite wariskan.....'
Masa cuma "Mie Tite" ?
Jumat, 03 Oktober 2008
Selasa, 23 September 2008
TMP ikutan tolak Undang-Undang PORNO
ehm......
luthu.. ya wakil Rakyat kita di DPR RI ( tapi bukan yang merah lho bukan juga punya Gus Dur ).
Negara abis kebakaran jenggot berpolemik soal " Poligami " ingat kan duluuu... itu
Kemudian DPR RI banyak yang tersangkut skandal "SUAP" suap pake uang maupun suap-suapan..ama selingkuhannya ...he...he yang kerekam di HP itu tuu....
Badan Kehormatan juga jadi bingung.
We...lha...
koq.. nekat ... sekarang mau ngurus cara berbusana rakyat,
cara bekerja rakyat, cara penyanyi ndangdut goyang, cara orang, tukang becak nyantai "ngligo"
mlaku megal-megol...he..he --> sekolah pragawati bisa tutup tuh.
Senam buat ibu hamil juga repot.. bisa disemprit, kolam renang TUTUP.
Konyol nya lama-lama keluar rumah harus pake JAS HUJAN .. kwek..kwek...kwek...
Weleh...weleh.. bisa menjalar kemana mana.. ini.. jika RUU Porno di sahkan
takutnya malah kita jadi belajar "munarman" eh.... sorry munafik.
Menurut Eyang GURU saya .. walah...opo meneh kie....
Negara hanya boleh mengurusi hal-hal yang menyangkut ranah "PUBLIK"
hubungan umum diantara warga negara terhadap negaranya, ataupun hubungan warga negara yang bersifat umum. Jadi tidak boleh masuk ke ranah PRIVATE/PRIBADI.
Contoh Publik (KUHP) : Pembunuhan, pencurian, pencabulan.
Contoh Private (KUH Perdata) : Perikatan, Perjanjian ... dll.....
Contoh Private dalam arti pribadi : tata cara berpuasa, harus puasa apa tidak, jemur pakaian dalam di depan rumah, cara berpacaran, cara sms ana ama pacar, ukuran rok harus berapa cm jika ingin keluar rumah. Belahan dada yang boleh terlihat maksimal berapa cm dari leher ?
he....he
Goro-goro....
Hecker, Illegal Loging , Korupsi berjamaah, hingga Kelompok masyarakat berkedok agama mencari uang, dan ribut-ribut No. Urut caleg masih membutuhkan perhatian.......
Lha....koq..ngurusi " daleman, kolor, sakpanunggalaning " .... walah-walah.... opo kui... ndek nho..olehe sekolah nganti S2, S3, S embuh.
Jaka Sembung Makan Kedondong
Kembung Dooong...
Gak nyambung dooong...
dongkol dooong...
luthu.. ya wakil Rakyat kita di DPR RI ( tapi bukan yang merah lho bukan juga punya Gus Dur ).
Negara abis kebakaran jenggot berpolemik soal " Poligami " ingat kan duluuu... itu
Kemudian DPR RI banyak yang tersangkut skandal "SUAP" suap pake uang maupun suap-suapan..ama selingkuhannya ...he...he yang kerekam di HP itu tuu....
Badan Kehormatan juga jadi bingung.
We...lha...
koq.. nekat ... sekarang mau ngurus cara berbusana rakyat,
cara bekerja rakyat, cara penyanyi ndangdut goyang, cara orang, tukang becak nyantai "ngligo"
mlaku megal-megol...he..he --> sekolah pragawati bisa tutup tuh.
Senam buat ibu hamil juga repot.. bisa disemprit, kolam renang TUTUP.
Konyol nya lama-lama keluar rumah harus pake JAS HUJAN .. kwek..kwek...kwek...
Weleh...weleh.. bisa menjalar kemana mana.. ini.. jika RUU Porno di sahkan
takutnya malah kita jadi belajar "munarman" eh.... sorry munafik.
Menurut Eyang GURU saya .. walah...opo meneh kie....
Negara hanya boleh mengurusi hal-hal yang menyangkut ranah "PUBLIK"
hubungan umum diantara warga negara terhadap negaranya, ataupun hubungan warga negara yang bersifat umum. Jadi tidak boleh masuk ke ranah PRIVATE/PRIBADI.
Contoh Publik (KUHP) : Pembunuhan, pencurian, pencabulan.
Contoh Private (KUH Perdata) : Perikatan, Perjanjian ... dll.....
Contoh Private dalam arti pribadi : tata cara berpuasa, harus puasa apa tidak, jemur pakaian dalam di depan rumah, cara berpacaran, cara sms ana ama pacar, ukuran rok harus berapa cm jika ingin keluar rumah. Belahan dada yang boleh terlihat maksimal berapa cm dari leher ?
he....he
Goro-goro....
Hecker, Illegal Loging , Korupsi berjamaah, hingga Kelompok masyarakat berkedok agama mencari uang, dan ribut-ribut No. Urut caleg masih membutuhkan perhatian.......
Lha....koq..ngurusi " daleman, kolor, sakpanunggalaning " .... walah-walah.... opo kui... ndek nho..olehe sekolah nganti S2, S3, S embuh.
Jaka Sembung Makan Kedondong
Kembung Dooong...
Gak nyambung dooong...
dongkol dooong...
Senin, 15 September 2008
TMP dan REPDEM menyelenggarakan acara Pemantapan Ideologi
Di kaliurang, Sabtu-Minggu 13-14 Sept 08
tepatnya Pakem, tempat sebuah pengurus DPC Sleman
rekan-rekan Repdem membuat diskusi dan pelatihan seputar organisasi
dan pemantapan ideologi dengan sederhana, mengingat dana yg "mepet".
semoga ini awal perjuangan generasi muda untuk mendukung pengumpulan
"suara merah" tanpa terpengaruh thd siapa calegnya.
Sayang nya TMP kabupaten lain belum terbentuk, DPD TMP DIY pun belum.
siapa yang mau gabung .. yuuuks :)
Salam,
MERDEKA
74N70
tepatnya Pakem, tempat sebuah pengurus DPC Sleman
rekan-rekan Repdem membuat diskusi dan pelatihan seputar organisasi
dan pemantapan ideologi dengan sederhana, mengingat dana yg "mepet".
semoga ini awal perjuangan generasi muda untuk mendukung pengumpulan
"suara merah" tanpa terpengaruh thd siapa calegnya.
Sayang nya TMP kabupaten lain belum terbentuk, DPD TMP DIY pun belum.
siapa yang mau gabung .. yuuuks :)
Salam,
MERDEKA
74N70
Rabu, 10 September 2008
Taruna Merah Putih Mendapat Undangan Dari KPU dan Kanwil KumHAM
1. Undangan Kamis, 11 Sept 08 di Kantor KPU Prop DIY
Acara Focus Group Discussion "Revisi Modul Pendidikan Pemilih"
2. Undangan Sabtu 13 Sept 08 di Kantor KPU Prop DIY (Kerjasama Kanwil KUMHAM & KPU)
Acara Sosialisasi Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu
pembicara Denny Indrayana, S.H., LL.M., Ph. D. (sekarang staf khusus Presiden bidang
Hukum, dulu Pusat Kajian Anti Korupsi UGM)
Salam ,
74 N 70
Acara Focus Group Discussion "Revisi Modul Pendidikan Pemilih"
2. Undangan Sabtu 13 Sept 08 di Kantor KPU Prop DIY (Kerjasama Kanwil KUMHAM & KPU)
Acara Sosialisasi Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu
pembicara Denny Indrayana, S.H., LL.M., Ph. D. (sekarang staf khusus Presiden bidang
Hukum, dulu Pusat Kajian Anti Korupsi UGM)
Salam ,
74 N 70
Jumat, 08 Agustus 2008
Info buat rekan Muda Jogja
Diskusi terbatas
Hari : Sabtu, 9 Agust 2008
jam : 08:30 - 12:00
Tempat : Balai Besar Diklat Kesejahteraan Sosial , Jl. Veteran (selatan perempatan SGM),
Yogya
Materi : " Sejauh mana langkah Parpol dalam melahirkan kader-kader yang tanggap, tangguh
dan profesional sesuai dengan cita-cita luhur Undang-Undang Dasar 1945 ".
Diskusi terbatas
Hari : Sabtu, 9 Agust 2008
jam : 08:30 - 12:00
Tempat : Balai Besar Diklat Kesejahteraan Sosial , Jl. Veteran (selatan perempatan SGM),
Yogya
Materi : " Sejauh mana langkah Parpol dalam melahirkan kader-kader yang tanggap, tangguh
dan profesional sesuai dengan cita-cita luhur Undang-Undang Dasar 1945 ".
Langganan:
Postingan (Atom)
